Alifmundiadi's Blog
Blog yang menyediakan informasi tentang hewan

Des
22

Leher ayam bangkok yang ideal adalah yang memenuhi kriteria antara lain lentur agar mudah menghindar, kokoh untuk menahan pukulan dan liat sehingga efektif untuk mengunci.
Banyak cara untuk melatih leher ayam, salah satunya dengan rajin mengurut. Selain itu, ketika ayam memasuki masa uji coba tarung (abar), maka setiap pukulan yang diterima leher secara alami akan membuat otot leher terbentuk.

Ukuran leher ayam harus proporsional, tidak terlalu panjang dan terlalu pendek. Leher yang terlalu panjang, akan membuat sulit menghindar dari pukulan lawan. Sebaliknya leher yang terlalu pendek, akan membuat sulit untuk mengunci (ngalung) lawan.

Yang terpenting lagi, selain memiliki otot leher yang baik, ruas tulang leher juga harus rapat. Ini sangat penting untuk menawan pukulan ke leher. Banyak kasus ayam KO adalah karena pukulan ke arah leher yang membuat ruas tulang terbuka sehingga syaraf yang ada di leher terganggu sekaligus cedera tulang leher.

Des
13

Ayam bangkok jika dilihat dari depan maupun dari samping memang memiliki penampilan paling gagah dibanding ayam ras lain. Secara umum badannya terlihat tegap, dengan dada yang membusung dan otot paha yang kokoh.

Tetapi memilih bentuk badan yang ideal, tidaklah cukup dengan hanya mengamati penampilannya. Mau tidak mau, badan ayam harus kita pegang untuk mengetahui secara persis bagaimana bentuk badannya. Cara memegangnya adalah dengan meletakkan tangan di samping kiri dan kanan badan ayam, kedua jempol bersentuhan di punggung dan dua jari tengah saling bertemu di dada tepat pada pangkal paha bagian depan. Bentuk ayam yang ideal adalah bulat memanjang seperti botol dengan bagian dada yang melebar. Bentuk bulat seperti botol ini tidak tergantung dari ukuran ayam. Baik ayam berpostur kecil maupun besar, tetap pegangannya akan terasa enak. Ayam yang pegangannya enak, biasanya akan memiliki teknik bertarung yang baik dan gerakan yang bagus.

Dalam kasus tertentu, ada juga bentuk badan ayam yang menonjol pada tulang dada bawah sehingga pegangannya jadi mengganjal dan tidak nyaman. Ayam ini disebut dengan ayam bronggal. Sebenarnya teknik tarung ayam bronggal tidak selalu jelek, dalam beberapa kasus malah punya kecenderungan pukulan yang keras dan tahan pukul. Tetapi ayam bronggal jelas memiliki kerugian dalam hal gandeng. Karena pegangannya yang besar, seringkali harus menghadapi lawan yang ukurannya di atasnya tetapi jatuhnya pegangan sama. Selain itu bentuk badan bronggal juga membuat ayam relatif kalah gesit.

Badan bronggal adalah faktor genetik. Cara untuk menghindarinya adalah dengan mengawinkan jago bronggal yang memiliki teknik tarung berkualitas dengan babon yang berbadan botol sempurna dan ramping. Upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan membuat tenggeran untuk tidur bagi anak-anak ayam yang sejak kecil sudah bisa diidentifikasi akan berbadan bronggal. Cara tidur yang bertengger akan membuat tulang dada bawah bersentuhan dengan tenggeran yang akan membuatnya tidak terlalu berkembang menonjol.

Des
09

Setiap pelatih selalu menginginkan ayam aduannya memiliki tubuh yang prima. Badan yang tahan pukul, pukulan yang keras, lompatan yang tinggi dan keunggulan fisik lainnya. Untuk itu mereka berupaya melatih ayamnya dengan berbagai metode seperti renang, jalan jongkok, jantur, diputar (mengelilingi ayam lain dalam kurungan) dan metode lainnya.

Seringkali karena porsi latihan yang terlalu berat, otot ayam terbentuk sedemikian rupa mirip seorang binaraga. Ayam yang terlalu berotot ini memang akan tahan pukul karena tebalnya otot yang dimiliki terutama otot dada dan paha. Namun kondisi ini juga dibarengi dengan menurunnya kelincahan ayam. Ayam menjadi kaku, susah bergerak dan jarang mampu melompat. Dalam pertarungan yang berimbang kekuatan, ayam bantat akan menjadi terlalu pasif, tidak produktif dan lebih cepat lelah.

Cara yang paling efektif untuk mengatasi badan ayam yang bantat adalah dengan berkipu, atau mandi dengan pasir atau tanah halus. Ayampun secara alami akan senang melakukannya. Anda tinggal menyediakan tempat untuk itu, sejengkal tanah yang diberi pasir atau tanah lembut (debu). Selain itu beri kesempatan ayam untuk bergerak secara bebas pada ruang yang cukup dan sediakan tempat bertengger agar sering melompat.

Des
08

Ayam leres (jatuh mental)adalah
salah satu masalah besar bagi
para pemilik ayam aduan. Leres
atau jatuh mental adalah suatu
kondisi ketika ayam menjadi
tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian bertarung.
Jika beranipun biasanya akan
segera lari begitu merasakan
sakit. Ayam leres bisa karena
beberapa kondisi: (1) trauma
kekalahan, (2) shock karena takut atau kaget, dan (3)
keturunan (genetik) Trauma kekalahan Ayam jago yang pernah kalah,
apalagi kalah telak, bisa
mengalami kondisi leres atau
jatuh mental. Karena rasa sakit
yang diderita, ayam akan merasa
takut berkelahi dan tidak memiliki hati atau keberanian
terhadap ayam lain. Shock karena takut atau
kaget Ayam jago juga bisa mengalami
leres karena takut atau kaget.
Leres karena takut bisa terjadi
jika ayam mengalami kejadian
dikejar binatang yang lebih
besar, misal anjing. Sedang leres karena kaget biasanya terjadi
karena kejadian yang begitu
tiba-tiba dan mengagetkan
misalnya kejatuhan dahan pohon
atau ada kendaraan yang hampir
menabraknya. Jika kejadian tersebut memang amat
menakutkan atau mengagetkan
bagi si ayam, akan dapat
membuat hati ayam menjadi kecil
dan tidak memiliki keberanian
bertarung. Keturunan (genetik) Leres bisa juga karena
keturunan. Ada ayam-ayam
tertentu yang memiliki
kecenderungan hati yang lemah.
Ayam-ayam seperti ini, meskipun
memiliki teknik tarung dan postur yang baik, biasanya
bernyali kecil dan begitu merasa
sakit atau terkena pukulan
keras akan lari. Menyembuhkan ayam leres
bukanlah pekerjaan mudah. Perlu
waktu lama dan kesabaran dalam
proses. Kegagalan dalam
penanganan akan membuat
proses harus dimulai dari awal atau malah kehilangan peluang
sama sekali. Berikut adalah kiat-kiat untuk
menyembuhkan ayam leres: Fase 1, biarkan ayam jago yang
leres berkumpul dengan ayam-
ayam betina saja. Bisa juga kalau
dicampur dengan ayam-ayam
yang masih kecil, yang tidak
mungkin memiliki keberanian berkelahi dengan si pasien.
Lakukan ini antara 2 minggu
sampai satu bulan, atau sampai
anda yakin ayam tersebut mulai
memiliki kepercayaan diri. Selama
proses ini jangan sampai ada jago lain (meskipun lebih lemah)
yang masuk ke wilayahnya. Yang
perlu diperhatikan, area
penyembuhan ini juga benar-
benar bebas dari intimidasi ayam
jago lain, misal masih ada ayam jago lain yang terlihat oleh ayam
jago yang leres meskipun
areanya dibatasi. Bahkan
meskipun tidak bisa melihat tapi
suara kokok yang terlalu keras
karena tempat yang berdekatan, bisa membuat
penyembuhan mentalnya berjalan
lambat. Fase 2, setelah melewati fase 1
dengan baik, tahap berikutnya
adalah dengan memasukkan
ayam-ayam lancur yang mulai
berani kokok tapi belum memiliki
keberanian bertarung. Keberadaan ayam-ayam lancur
yang secara fisik sudah besar
tapi tidak berani berkelahi ini,
akan membuat ayam leres
menjadi lebih percaya diri. Ia
akan cenderung mengejar dan mengintimidasi ayam-ayam muda
tersebut. Fase 3, adalah fase uji coba
mental. Setelah anda yakin fase
2 terlampaui dengan baik, anda
bisa mencoba mengadu ayam
tersebut dengan ayam lain yang
sudah pasti kalah. Bisa ayam yang lebih muda dan lemah atau
ayam kampung yang fisiknya
lebih lemah. Kemenangan
terhadap ayam-ayam musuhnya
tersebut sangat mempengaruhi
kepercayaan dirinya. Lakukan berulang kali dengan ayam-ayam
lain yang lebih lemah sampai
benar-benar kepercayaan
dirinya pulih. Jika fase 3 ini sudah dilakukan
dengan baik, maka yang anda
perlu lakukan tinggal menyiapkan
fisiknya secara baik untuk
pertarungan yang sesungguhnya. Banyak orang yang berpendapat
bahwa ayam leres tidak dapat
diambil keturunannya lagi karena
rasa penakutnya akan turun ke
anak-anaknya kelak.
Pendapatnya ini nampaknya tidak benar. Ayam leres dapat
saja diambil keturunannya,
kecuali ayam leres yang memang
karena garis keturunan.

Des
03

1.AYAM PUKUL DAN AYAM TAJI

Taji atau jalu adalah senjata ayam yang cukup menentukan. Taji yang baik harus memiliki struktur lapisan yang kuat, besarnya proporsional dengan kaki, dan posisi terbaik adalah dekat dan searah jari kaki belakang ayam.

Ayam bangkok ada juga yang tidak memiliki taji, hanya berupa tonjolan ruas taji yang keras yang besarnya bisa beragam. Ayam yang tidak memiliki taji ini disebut dengan ayam keplek.
Berdasarkan taji yang dimiliki serta gaya bertarungnya, dikenal ada dua kelompok yaitu ayam pukul dan ayam taji. Umumnya semua ayam keplek adalah ayam pukul dan semua ayam bertaji adalah ayam taji. Tetapi dalam pengamatan lebih serius, sebenarnya ini juga berpengaruh pada gaya bertarung dan postur badan yang ideal.

Ayam pukul umumnya memiliki pukulan mematikan, keras dan jitu pada bagian kepala, leher, dan bahu lawan. Ayam pukul biasanya akan menyerang dengan pukulan yang efektif. Postur ayam pukul haruslah kekar, tulang kuat dengan otot-otot yang besar agar menghasilkan pukulan yang keras. Karena itu, pola makan juga lebih mengarah pada pembentukan tubuh yang kekar. Jagung adalah menu murah dan baik untuk ayam pukul. Sesekali bisa dikombinasikan dengan beras merah.

Ayam taji umumnya memiliki pukulan yang produktif. Pukulan tak selalu harus pada bagian mematikan tetapi harus sesering mungkin memukul. Pukulan dengan taji yang tajam, selalu memiliki efek serius meskipun tidak pada bagian yang mematikan. Postur ideal ayam taji adalah ramping dan padat, dengan dukungan bulu sayap yang sempurna agar mampu bergerak gesit dan cepat dalam melontarkan pukulan. Ayam taji sebaiknya menghindari benturan fisik, dan yang terbaik adalah menjaga jarak sambil terus menyerang dengan taji. Menu makan untuk ayam taji sebaiknya yang tidak akan membuat gemuk dan kekar, tetapi lebih mengarah pada pembentukan badan yang ramping padat dan ringan. Gabah (padi) adalah menu utama yang ideal bagi ayam taji.

Ayam pukul biasanya memiliki kesiapan lebih dini dibanding ayam taji. Pada umur 12 bulan, ayam pukul sudah bisa dijadikan petarung, tetapi untuk ayam taji, idealnya 18 bulan untuk menunggu agar tajinya benar-benar sudah mencapai pertumbuhan ideal. Banyak juga pelatih ayam taji yang baru menarungkan ayamnya setelah proses bluru yang pertama.

2.BABON UNGGUL DAN BABON CETAK

Bagi penghobi breeding ayam bangkok, memahami cara memilih indukan yang baik adalah wajib. Seekor babon, adalah mesin utama dalam sebuah peternakan, dan khusus untuk urusan breeding, sering berperan lebih ‘penting’ daripada jago.

Memilih babon yang baik adalah tidak mudah, dan lebih sulit daripada memilih jago yang baik. Seekor jago bisa dipilih dengan melihat cara bertarungnya menghadapi berbagai tipe lawan, tetapi seekor babon yang baik tidak cukup demikian.

Dalam perindukan ayam, dikenal dua jenis babon istimewa yaitu babon unggul dan babon cetak.

Babon unggul adalah babon pilihan, memiliki silsilah perindukan yang baik, struktur tulang yang bagus, bentuk badan ideal (seperti botol) dan menunjukkan teknik bertarung yang baik. Babon ini juga harus memiliki sifat dominan pada keturunan, sehingga anak-anak yang dihasikan cenderung akan mewarisi kelebihan induknya. Bahkan ketika dikawinkan dengan jago yang kurang baguspun, anak yang dihasilkan akan cenderung ikut induk dan lebih bagus dari bapaknya. Babon unggul biasanya berasal dari galur murni.

Babon cetak adalah babon yang punya kecenderungan resesif dalam keturunan. Anak yang dihasilkan akan cenderung mirip atau fotocopy dengan bapaknya. Seekor babon cetak yang baik, harus menghasilkan anak yang jelek ketika jagonya jelek. Sebaliknya harus menghasilkan anak bagus ketika jagonya bagus. Jika babon cetak dikawinkan dengan jago jelek dan anaknya bagus, maka ia gugur dalam kriteria babon cetak dan harganya turun.

Babon cetak bisa cetak fisik, cetak teknik, atau cetak semuanya. Untuk uji cetak fisik, adalah dengan mengawinkan berbeda bulu atau bentuk jengger yang beda. Seekor babon cetak berwarna hitam harus menghasilkan anak berwarna putih ketika jagonya putih. Jika dikawinkan dengan ayam katai, maka anaknyapun harus kecil-kecil. Untuk uji cetak teknik, harus dikawinkan dengan jago berteknik jelek, lalu dengan jago berteknik bagus. Seekor babon yang cetak sempurna, harganya bisa amat mahal dan tidak realistis. Babon cetak bisa berasal dari galur murni (BK) maupun campuran (F1 maupun F2) atau turunan yang sudah jauh.

Nov
20

Ayam petarung, terutama ayam bangkok memiliki teknik bertarung yang bervariasi. Seorang pelatih tidak bisa mengubah teknik bertarung ayamnya. Yang bisa dilakukan adalah meningkatkan daya tahan tubuh, memperpanjang nafas dan mengeraskan pukulan.
Inilah berbagai teknik bertarung ayam bangkok:

  • KONTROL

Teknik ini adalah teknik bertarung yang paling polos. Ayam cenderung tidak berusaha mencari peluang alternatif untuk memukul lawan, tetapi hanya berusaha agar posisi kepala tegak dan ada di atas kepala lawan, mematuk lalu melepaskan pukulan. Keunggulan teknik ini adalah lebih hemat dalam energi sehingga nafas bisa bertahan lebih lama.

  • SOLAH

Teknik ini adalah yang paling liar dan paling memakan energi. Ayam bertipe solah akan terus bergerak dengan amat bervariasi. Dia seolah hendak melakukan satu teknik ngalung, tapi tidak bersungguh dan lama, segera mengubah gerakan dari kiri ke kanan dan sebaliknya lalu segera disusul dengan gerakan atau percobaan pukulan lain. Ayam solah biasanya amat memukau, tetapi teknik ini amat menguras energi dan umumnya ayam solah kurang memiliki ketahanan badan.

  • PRANGGAL

Teknik ini adalah memukul tanpa mematuk lawan. Teknik pranggal memiliki kelebihan dibanding dengan teknik lain karena pukulan bisa dilepaskan dengan seketika tanpa perlu sebuah ‘pegangan’ seperti teknik lain. Dalam teknik lainnya, ayam harus mematuk, menggigit lalu memukul dengan kedua kaki.

  • MULAR

Ini adalah teknik tarung dengan lari dan jaga jarak. Ayam berteknik mular akan menjauh dari lawannya ketika terdesak atau sulit memukul. Ketika lawannya mengejar di belakang, secara tiba-tiba ia bisa berbalik dan melepaskan pukulan ketika lawannya belum siap. Ayam mular umumnya memiliki pergerakan kaki yang baik serta nafas yang tahan lama.

  • NGALUNG

Teknik ini adalah merengkuh leher lawan dan menguncinya, seolah ‘mengalungi’. Dengan teknik ini maka lawan akan kesulitan memukul, mati langkah dan selanjutnya bisa dipukul tanpa mampu menghindar. Ayam ngalung umumnya memiliki urat leher yang bagus serta struktur tulang leher yang rapat. Tanpa memukulpun ayam ngalung bisa membuat lawan frustasi.

  • NGGANDUL

Teknik ini mirip dengan ngalung tetapi gerakan leher lebih menumpang dibanding merengkuh sehingga lawan juga akan menanggung beban karena ‘ditumpangi’.

  • NYAYAP

Teknik ini adalah kepala masuk ke sayap lawan, keluar dari ketiak dan setelah posisi memungkinkan akan melepaskan pukulan ke arah kepala. Efek teknik nyayap, selain pukulan ke kepala, juga akan menyakiti bahu dan sayap lawan karena dipaksa untuk renggang dari badan.

  • DONGKRAK

Teknik ini dilakukan dengan masuk di antara kaki lawan, ambil nafas dan mencari posisi, lalu dengan sekuat tenaga berusaha muncul dari arah ekor lawan sehingga badan lawan akan terangkat (didongkrak). Ketika lawan sedang berusaha menguasai keseimbangan, maka lawan dapat dipukul pada berbagai sasaran dari arah belakang.

  • DOBRAK

Teknik ini agak langka, ayam biasanya akan masuk di antara dua kaki lawan lalu mematuk paha dan memukul badan bagian bawah. Serangan ini sulit diantisipasi dan biasanya lawan akan kesakitan dan sulit membalas karena posisi musuh selalu di bawah.

Di beberapa daerah nama-nama teknik ini bisa berbeda-beda. Secara umum, seekor ayam petarung akan memiliki salah satu teknik dominan sejak lahir. Satu atau dua teknik yang lain mungkin untuk dimiliki sebagai kelebihan tapi tidak mungkin bagi seekor ayam untuk memiliki semua teknik bertarung. Namun yang populer adalah ngalung dan nyayap.

Nov
06

Secara fisik, Bulu memang sama dari segi bentuk,tetapi kalau secara fisual, bulu memiliki nilai pesona tersendiri bagi ayam tersebut. Mungkin ada para penghobi ayam bangkok yang sangat fanatik dengan bulu, bahkan ada yang mengangap bahwa bulu mempengaruhi kualitas ayam. Namun itu semua dikembalikan ke individu masing-masing. Berikut ini adalah jenis-jenis bulu ayam bangkok.

1. WIRING
Bulu ayam bangkok jantan yang paling populer & berkelas adalah warna wiring. Corak warna ini adalah terdiri dari warna dasar hitam dengan bulu rawis leher & ekor berwarna kuning kemerahan. Jika warna rawis cenderung berwarna kuning keemasan disebut wiring kuning, sedangkan jika lbih cenderung berwarna merah tua kecoklatan disebut wiring galih.

2. WANGKAS
Beda dengan wiring yang memiliki warna dasar hitam, ayam wangkas memiliki warna dasar yang hampir sama dengan warna rawisnya yaitu kuning kemerahan. Jika warna bulu cenderung kuning keemasan disebut wangkas emas, namun jika warnanya lebih gelap kemerahan disebut wangkas geni.

3. KLAWU
Klawu memiliki warna dasar abu-abu. Jika rawisnya berwarna abu-abu gelap/abu-abu kehitaman disebut klawu kethek. Dan jika warnanya abu-abu kemerahan disebut klawu geni.

4. BLOROK
Warna blorok adalah kondisi ketikabulu ayam berwarna totol-totol dan merupaka kumpulan dari berbagai warna. Warna blorok yang sederhana adalah hanya terdiri dari warna putih bertotol hitam & warna rawisnya adalah merah. Namun warna blorok akan istimewa jika kombinasi warna dasarnya lengkap yaitu putih, hitam, merah, dan hijau dengan rawis berwarna putih kemerahan, warna tersebut disebut blorok madu.

5. JRAGEM
Warna ini adalah warna hitam, beserta rawisnya. Jika kulit tubuh, mata, paruh, serta sisiknya berwarna hitam semua disebut warna cemani. Untuk ayam bangkok jarang yang memiliki warna ini, warna ini terjadi apabila ada garis keturunan yang bersilangan dengan ayam cemani atau ayam kampung.

6. JALI
Warna jali adalah warna blirik yang merupakan campuran warna tapi dalam noktah atau garis-garis kecil. Berbeda dengan warna blorok yg berpola totol, ayam bangkok jarang yang berwarna ini. Ada orang yang sangat memburu warna asli warna ini karena langka dan berkesan eksotis.

7. PUTIH
Ayam dianggap berbulu putih seta bila ayam bangkok memiliki warna putih semua baik warna dasar maupun warna rawis. Beberapa ayam jenis ini memiliki warna rawis berbeda namun warna dasarna sama yaitu putih.

Warna-warna diatas adalah warna utama. Dalam persilangan masing-masing warna memiliki varian beragam, sebagian orang mengangap warna sebagai standar kualitas. Warna wiring dan wangkas adalah yang paling berkelas dibandingkan dengan warna yang lain, namun semuanya tergantung dari pilihan anda masing-masing.

Okt
08

Dalam pertarungan ayam bangkok ada tahapan-tahapannya. Tahapan-tahapan tersebut diantaranya:

1. Tahap Awal
Pada tahap ini ayam masih terlihat berhati hati dan menjaga jarak.
2. Tahap Sesungguhnya (inti)
Tahap ini ayam sudah mulai menyerang dengan terbuka.
3. Tahap Penyelesaian
Di tahap ini akan mulai terlihat ayam mana yang menang dan yang kalah.

Okt
03

Telah disinggung pada waktu posting yang lalu, telah diketahui bahwa pur ayam aduan/bangkok ada tingkatannya, diantaranya 591,592,593,594.

-591
Pur ini bentuknya lebih halus, dan kandungan proteinnya tinggi. Pur ini diperuntukan untuk anak ayam aduan umur 0-8 minggu.
-592
Pur ini bentuknya sudah sedikit kasar, dan kandungan proteinnya mulai dikurangi. Jadi pur ini sangat cocok untuk ayam aduan kecil umur 8-14 minggu.
-592
Pur ini digunakan untuk ayam aduan remaja umur 14-22 minggu, karena kandungan proteinnya yg tidak terlalu berlebihan/tinggi, karena untuk ayam aduan badannya tidak boleh terlalu gemuk.
-593
Pur ini berbentuk kasar dan proteinnya sedikit, namun kadar seratnya tinggi untuk membentuk otot ayam aduan. Pur ini digunakan untuk ayam aduan dewasa umur 22 minggu lebih.

Sep
16

Dalam memelihara ayam bangkok, kita pasti menginginkan agar ayam kita tumbuh& berkembang dengan baik. Maka dari itu kita harus memberikan makanan& vitamin yang cukup dan seimbang.

– Makanan
Makanan harus diberikan 3x sehari, makanannya yaitu pur khusus untuk ayam aduan, pur tersebut juga ada tingkatannya tergantung dari umur ayam. Pada ayam aduan dewasa diberikan makanan tambahan berupa beras merah yang sudah direndam semalam/ direbus setengah matang.

– Vitamin
Vitamin ada 2 macam, yaitu:
1. Vitamin kimia/obat2an
2. Vitamin tradisional/ buatan
Namun yang akan dibahas adalah yang tradisional. Vitamin tradisional dapat dibuat sendiri. Caranya mencampurkan kuning telur bebek dengan madu. Ada juga dengan memakankan “bancet” atau anakan katak. Anakan katak dapat kita cari disawah. Dan vitamin tersebut diberikan setiap seminggu 2-3 kali.