Alifmundiadi's Blog
Blog yang menyediakan informasi tentang hewan

Mengatasi Ayam yang Jatuh Mental


Ayam leres (jatuh mental)adalah
salah satu masalah besar bagi
para pemilik ayam aduan. Leres
atau jatuh mental adalah suatu
kondisi ketika ayam menjadi
tidak percaya diri dan tidak memiliki keberanian bertarung.
Jika beranipun biasanya akan
segera lari begitu merasakan
sakit. Ayam leres bisa karena
beberapa kondisi: (1) trauma
kekalahan, (2) shock karena takut atau kaget, dan (3)
keturunan (genetik) Trauma kekalahan Ayam jago yang pernah kalah,
apalagi kalah telak, bisa
mengalami kondisi leres atau
jatuh mental. Karena rasa sakit
yang diderita, ayam akan merasa
takut berkelahi dan tidak memiliki hati atau keberanian
terhadap ayam lain. Shock karena takut atau
kaget Ayam jago juga bisa mengalami
leres karena takut atau kaget.
Leres karena takut bisa terjadi
jika ayam mengalami kejadian
dikejar binatang yang lebih
besar, misal anjing. Sedang leres karena kaget biasanya terjadi
karena kejadian yang begitu
tiba-tiba dan mengagetkan
misalnya kejatuhan dahan pohon
atau ada kendaraan yang hampir
menabraknya. Jika kejadian tersebut memang amat
menakutkan atau mengagetkan
bagi si ayam, akan dapat
membuat hati ayam menjadi kecil
dan tidak memiliki keberanian
bertarung. Keturunan (genetik) Leres bisa juga karena
keturunan. Ada ayam-ayam
tertentu yang memiliki
kecenderungan hati yang lemah.
Ayam-ayam seperti ini, meskipun
memiliki teknik tarung dan postur yang baik, biasanya
bernyali kecil dan begitu merasa
sakit atau terkena pukulan
keras akan lari. Menyembuhkan ayam leres
bukanlah pekerjaan mudah. Perlu
waktu lama dan kesabaran dalam
proses. Kegagalan dalam
penanganan akan membuat
proses harus dimulai dari awal atau malah kehilangan peluang
sama sekali. Berikut adalah kiat-kiat untuk
menyembuhkan ayam leres: Fase 1, biarkan ayam jago yang
leres berkumpul dengan ayam-
ayam betina saja. Bisa juga kalau
dicampur dengan ayam-ayam
yang masih kecil, yang tidak
mungkin memiliki keberanian berkelahi dengan si pasien.
Lakukan ini antara 2 minggu
sampai satu bulan, atau sampai
anda yakin ayam tersebut mulai
memiliki kepercayaan diri. Selama
proses ini jangan sampai ada jago lain (meskipun lebih lemah)
yang masuk ke wilayahnya. Yang
perlu diperhatikan, area
penyembuhan ini juga benar-
benar bebas dari intimidasi ayam
jago lain, misal masih ada ayam jago lain yang terlihat oleh ayam
jago yang leres meskipun
areanya dibatasi. Bahkan
meskipun tidak bisa melihat tapi
suara kokok yang terlalu keras
karena tempat yang berdekatan, bisa membuat
penyembuhan mentalnya berjalan
lambat. Fase 2, setelah melewati fase 1
dengan baik, tahap berikutnya
adalah dengan memasukkan
ayam-ayam lancur yang mulai
berani kokok tapi belum memiliki
keberanian bertarung. Keberadaan ayam-ayam lancur
yang secara fisik sudah besar
tapi tidak berani berkelahi ini,
akan membuat ayam leres
menjadi lebih percaya diri. Ia
akan cenderung mengejar dan mengintimidasi ayam-ayam muda
tersebut. Fase 3, adalah fase uji coba
mental. Setelah anda yakin fase
2 terlampaui dengan baik, anda
bisa mencoba mengadu ayam
tersebut dengan ayam lain yang
sudah pasti kalah. Bisa ayam yang lebih muda dan lemah atau
ayam kampung yang fisiknya
lebih lemah. Kemenangan
terhadap ayam-ayam musuhnya
tersebut sangat mempengaruhi
kepercayaan dirinya. Lakukan berulang kali dengan ayam-ayam
lain yang lebih lemah sampai
benar-benar kepercayaan
dirinya pulih. Jika fase 3 ini sudah dilakukan
dengan baik, maka yang anda
perlu lakukan tinggal menyiapkan
fisiknya secara baik untuk
pertarungan yang sesungguhnya. Banyak orang yang berpendapat
bahwa ayam leres tidak dapat
diambil keturunannya lagi karena
rasa penakutnya akan turun ke
anak-anaknya kelak.
Pendapatnya ini nampaknya tidak benar. Ayam leres dapat
saja diambil keturunannya,
kecuali ayam leres yang memang
karena garis keturunan.

Belum Ada Tanggapan to “Mengatasi Ayam yang Jatuh Mental”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: